Tenaga Pendidik di Kabupaten Intan Jaya Sangat Minim

Posted by Papuan Voices On Kamis, Desember 22, 2011 0 komentar
Piter Tabuni, Kabid TK dan SD Intan Jaya (Foto: Ist)
PAPUAN, Intan Jaya --- Tenaga pendidik di Kabupaten Intan Jaya dinilai sangat minim, terutama guru Taman Kanak-Kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD), hal ini disampaikan Piter Tabuni, S.Pd, Kepala Bidang TK dan SD di Kabupaten Intan Jaya, Papua, kepada Papun Voices, siang tadi, Kamis (22/12).

Menurut Piter, seharusnya tenaga pendidik di setiap sekolah berjumlah enam hingga sepuluh orang, tetapi yang terjadi di lapangan tidak seperti yang diharapkan.

“Setiap TK dan SD di Intan Jaya rata-rata gurunya hanya satu, dan paling banyak tiga guru saja. Ini sangat menyulitkan kemajuan pendidikan di Intan Jaya,” tegasnya.

Namun, Piter melanjutkan, kurangnya tenaga pendidik di Intan Jaya bukan kesalahan dari Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Intan Jaya, namun karena usia daerah ini yang baru berumur tiga tahun.

“Kami memaklumi kondisi seperti ini, dan berusaha akan melakukan langkah-langkah strategis agar ada banyak tenaga pendidik,” tuturnya.

Lanjut Piter, saat ini pihak dinas pendidikan sedang berusaha mendatangkan guru lebih banyak dengan cara menjalin kerja sama dengan beberapa lembaga pendidikan tinggi, dan sekolah-sekolah guru.

“Kami sedang mencari guru kontrak untuk semua TK dan SD yang ada di Intan Jaya, untuk guru kami sedang membangun kerja sama dengan Universitas Cenderawasih bidang pendidikan, Kolose Pendidikan Guru di Nabire dan juga KPG di Timika,” jelasnya.

“Harapan kami, dengan membangun kerja sama dengan pihak Uncen maupun KPG Nabire dan Timika, ada banyak guru di Intan Jaya.”

Piter juga menambahkan, setelah ada banyak guru-guru di Intan Jaya, tentu anak-anak dapat belajar dengan baik, sekaligus ada kemajuan pendidikan di Intan Jaya.

ARNOLD BELAU


0 komentar:

Posting Komentar