Garda-P Akan Turun Jalan Peringati Trikora

Posted by Papuan Voices On Jumat, Desember 16, 2011 1 komentar
Demo menuntut Papua Merdeka di Jayapura (Foto: Ist)
PAPUAN, Jayapura --- Pada Senin (19/12) mendatang, Gerakan Rakyat Demokratik Papua (GARDA-P) akan menggelar aksi demo damai ke kantor Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua untuk peringati 50 tahun hari aneksasi bangsa Papua ke dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kami mengajak seluruh rakyat Papua Barat untuk ikut bergabung dalam aksi demo damai tersebut demi cita-cita pembebasan nasional,” kata Bovit Bofra selaku ketua GARDA-P di dampingi rekannya Karon Mambrasar, saat menggelar jumpa pers di sekretariat BEM Uncen, Abepura, Jumat (16/12) siang tadi.

Menurut Bovit, rakyat Papua Barat tidak pernah lupa sebab pada tanggal 19 Desember 1961 mantan Presiden republik Indonesia, Ir. Sukarno mengumandangkan niat politiknya untuk menguasai tanah Papua secara sepihak.

“Padahal, pada tanggal 1 Desember 1961 rakyat Papua Barat telah dinyatakan merdeka dan menjadi Negara berdaulat secara defacto,” jelas Bovit.

Melalui pidatonya yang berapi-api di alun-alun kota Yogyakarta, dan pada saat itu Sukarno menginstruksikan agar membubarkan ‘Negara Boneka’ buatan Belanda.

“Saat ini kami melihat Trikora sebagai wajah Trikolonialiseme, sehigga aksi damai yang akan kami gelar itu adalah sebagai wujud penolakan rakyat bangsa Papua terhadap Trikora, dan juga Negara Indonesia di tanah Papua.”

Karon menambahkan, sampai saat ini Indonesia masih melakukan penjajahan diatas tanah Papua, karena itu rakyat Papua secara tegas menolak segala bentuk penjajahan tersebut.

“Kami rakyat Papua Barat tidak mau dijajah lagi oleh Negara Indonesia, kami ingin bebas dari segala bentuk penjajahan,” tuturnya.

Menurut Karon, perundingan internasional harus dilakukan untuk menyelesaikan masalah Papua Barat secara menyeluruh, adil dan bermartabat.

“Kami menuntut pemeritah segera adakan perundingan dengan rakyat Papua Barat, tapi sebelum adakan perundingan segera tarik dulu seluruh militer dari tanah Papua,” tutupnya.

Titik kumpul aksi akan dipusatkan di Merpati-Abe, Expo-Waena, Perumnas III. Massa diharapkan berkumpul di tiap titik pukul 08.00 WIT dan akan bergerak ke DPRP pukul 10.00 WIT.

ARNOLD BELAU

1 komentar:

Akademi 7-14 mengatakan...

Salut! harus turun jalan terus biar indonesia tau, kita tak terima Trikora.

Posting Komentar