Tiga Helikopter TNI/Polri Mendarat di Kampung Kugikou, Paniai

Posted by Papuan Voices On Selasa, Desember 13, 2011 2 komentar
Helikopter TNI/Polri (foto: Ilustrasi)
PAPUAN, Jayapura --- Aparat TNI/Polri dengan tiga buah helikopter telah mendarat di Kampung Kugikou, Distrik Paniai Timur, Kabupaten Pania, Papua, Selasa (13/12) siang ini.

Tujuan mereka kemungkinan untuk melakukan aksi baku tembak dengan anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) pimpinan Jhon Yogi di wilayah sekitar, Markas Eduda, Paniai.

Situasi di daerah Paniai masih mencekam sekali. Warga sekitar takut untuk melakukan aktifitas dan sudah banyak yang mengungsi dari Paniai.

Hal ini disampaikan, Mecky Gobay, salah satu warga Paniai kepada media melalui sambungan telepon selulernya siang ini.

“Sejak tadi malam helikopter milik TNI dan Polri memang telah berputar-putar di areal markas TPN/OPM, dan sekarang dikabarkan sudah mendarat,”kata Gobay.

Gobay juga mengatakan kemungkinan akan ada baku tembak antara TNI/Polri dengan TPN/OPM.

“Warga sekitar yang pasti akan menjadi korban jika terjadi baku tembak antara TNI/Polri dengan TPN/OPM,”tegas Gobay.

Menurut Gobay, sudah hampir tiga bulan belakangan pengiriman aparat TNI dan Polri ke wilayah Paniai gencar dilakukan.

“Kami tidak tahu mereka dikirim untuk apa di Paniai, padahal disini aman-aman saja,” jelas Gobay.

Ia berharap ada advokasi dari aktivis hak asasi manusia di Indonesia, juga di tingkat internasional, termasuk NGO, agar kekerasan dan pelanggaran HAM di Paniai tidak berlanjut.

Beberapa waktu lalu, Ketua Dewan Adat Daerah (DAD) Paniai, Jhon Gobay telah mengadukan ke Komnas HAM di Jakarta, terkait adanya keresahan dan kekerasan terhadap warga masyarakat di Kabupaten Paniai akibat kehadiran anggota Brimob sejak beberapa waktu lalu.

Dalam pertemuan itu, DAD Paniai dengan tegas minta kepada Presiden RI dan Kapolri agar segera menarik kembali pasukan Brimob dari wilayah Kabupaten Paniai.

Kata Jhon, tuntutan ini mengingat sudah banyak korban akibat stigma OPM yang dialamatkan kepada warga masyarakat Papua, khususnya di Kabupaten Paniai.

OKTOVIANUS POGAU

2 komentar:

Anonim mengatakan...

Tindakan sungguh sangat biadab dari TNI/Polri, tidak tahu malu. Kenapa mereka mau serang di bulan natal, padahal orang Papua sedang mau merayakan hari natal.

Anonim mengatakan...

Ya tentunya karena kalian ada sembunyikan pemberontak siih...

Posting Komentar